Stadion 17 Mei Banjarmasin
Renovasi Stadion 17 Mei Banjarmasin berakhir Desember 2014 ini. Dengan harapan awal tahun sudah bisa digunakan. Berdasarkan pantauan Media Kalimantan, kemarin, masih terlihat puluhan pekerja PT Adhi Karya Tbk selaku kontraktor, yang sibuk menyelesaikan pagar dan sejumlah fasilitas pendukung stadion lainnya. Mereka masih menyelesaikan renovasi tahap kedua yang memakan dana Rp19, 4 miliar.

Penambahan sejumlah ruangan sebagai fasilitas pendukung stadion berupa pagar, ruang pers, ruangan ganti, dan ruangan penunjang lainnya juga masih dikerjakan. Selain itu juga kursi duduk yang rencananya akan dipasang di tribun VIP berjumlah 3.134 buah juga belum. Bahkan kursinya saja tidak terlihat. "Mungkin masih dalam perjalanan, tapi saat ini belum datang tentu memasangnya juga butuh waktu, sebulan lebih," ujar staf pengelola Stadion Ahmad Fanani, ketika disambangi koran ini, kemarin.

Sebelumnya, tahap pertama sudah menghabiskan dana Rp18,4 miliar untuk perbaikan lapangan sepakbola, pemasangan tiang dan lampu, serta perbaikan drainase. Untuk lapangan sepakbola rumput memang sudah mulai tumbuh subur, sementara tiang serta lampu sudah berdiri kokoh, bahkan sudah pernah diuji.

Hanya saja, areal tendangan pojok masih terhimpit dengan pembatasan lintasan atletik dan drainase, yang sebelumnya sempat hangat diperbincangkan. Di samping itu, tiang gawang juga belum diganti, pagar pembatas juga masih nampak kusam dan sebagian ada yang lepas. Untungnya, tempat duduk tribun tertutup dan terbuka terlihat sudah terlihat cantik lantaran sudah dicat dan terlihat bersih.

Melihat kondisi sekarang, Fanani sedikit pesimistis awal tahun stadion bisa betul-betul digunakan, sekalipun ia menegaskan rumput 17 Mei sudah layak pakai. (Baca juga : foto-foto terbaru stadion 17 Mei Banjarmasin)

"Aku hanya bisa mengatakan rumput ini bisa dipakai, artinya layak. Tapi melihat fasilitas pendukung masih dikerjakan, rasanya tidak mungkin awal tahun bisa digunakan. Kalau mengizinkan boleh tidaknya itu tergantung rekomendasi," terang dosen di salah satu perguruan swasta di Banjarmasin ini.

Ya, setelah selesai renovasi stadion diperlukan lagi proses sertifikasi, kemudian serah terima kepada Pemprov Kalsel sebagai pemilik aset, lalu diserahkan lagi ke badan pengelola yakni KONI Kalsel, kemudian baru bisa digunakan untuk publik. Terkait kelayakan menggelar kegiatan olahraga bertaraf nasional, termasuk keinginan Barito Putera menggelar kompetisi ISL 2015 mendatang, maka tentu dalam hal ini, PT Liga, selaku operator kompetisi sepakbola tanah air, akan menilai terlebih dulu kelayakannya.

Kompetisi ISL sendiri rencananya akan digelar Februari dan manajemen berharap bisa menggunakan Stadion 17 Mei Banjarmasin. Sebelumnya pada Juni lalu Gubernur Kalsel, H Rudy Ariffin menargetkan renovasi stadion selesai tahun ini. "Kita targetkan renovasi stadion 17 Mei Banjarmasin selesai Desember," ujarnya saat meninjau stadion waktu itu


Sumber: http://mediakalimantan.com

0 comments:

Post a Comment

 
Top