Jelang laga kandang perdana Barito Putera menghadapi Arema Indonesia, dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) pada Minggu (20/1), panitia pelaksana (Panpel) pertandingan hanya menyiapkan 6.000 lembar tiket saja.
Minimnya kuota tiket yang dijual kepada pendukung Barito dilakukan karena kapasitas Stadion Demang Lehman Martapura memang tak terlalu besar. Barito Putera sendiri terpaksa pindah ke Martapura mengingat Stadion 17 Mei Banjarmasin sebagai kandang utama mereka masih direnovasi.

Direktur Bisnis dan Operasional PT Putera Barito Berbakti, M Arifin mengatakan, jumlah 6.000 tiket yang akan dijual nanti bahkan sudah melebihi kapasitas stadion yang hanya bisa menampung 4.000 penonton. "6.000 tiket sudah termasuk 1.300 lembar untuk penonton VIP, 1.500 untuk tribun tertutup selatan dan utara, 2.000 tiket untuk tribun ekonomi dan sisanya untuk yang ada di belakang gawang," kata Arifin.

Harga tiket di Stadion Demang Lehman sendiri bervariasi, tribun VIP dipatok Rp100 ribu, tribun tertutup selatan dan utara Rp75 ribu, tribun ekonomi 35 ribu dan tribun berdiri (belakang gawang) dibanderol Rp15 ribu. Selain itu Barito Putera juga memberlakukan tiket khusus bagi suporter mereka di tribun ekonomi seharga 30 ribu .
 
Top