Barito Putera Barito Putera Banjarmasin adalah perkumpulan sepak bola milik H Sulaiman HB, seorang pengusaha terkemuka dan kemudian juga terkenal sebagai Ketua Partai Golkar Kalimantan Selatan. Bermarkas di Stadion 17 Mei.Salah satu pemain terbaik Barito Putera adalah Frans Sinatra Huwae, putra keluarga Huwae yang lahir di Amuntai, Hulu Sungai Utara.

Pertandingan semifinal lawan Persib di Divisi Utama Liga Indonesia 1994/1995 itu merupakan pertandingan yang tak terlupakan tidak hanya bagi seluruh pemain, tapi juga bagi seluruh warga Kalimantan Selatan dan Tengah. Meski akhirnya kalah 0-1 oleh penalti Kekey Zakaria, Barito pulang disambut bak pahlawan. Manusia menyemut sepanjang 30 km mulai dari Bandara Syamsuddin Noor hingga ke tengah kota Banjarmasin.

Data dan Fakta PS Barito Putera

Nama : Persatuan Sepakbola Barito Putera
Julukan : Laskar Antasari
Didirikan : 1988
Stadion : Stadion 17 Mei Banjarmasin, Kalimantan Selatan (15.000 penonton)
Pendiri : H. Sulaiman. H.B
Supporter : Barito Mania, ND Yellow Boys, Laskar Mania

Barito & Sejarah
Struktur Manajemen Barito Putera Sejak Berdiri 21 April 1988
 
Pembina:
  • 1. Prayogo Pangestu
  • 2. Abdussamad Sulaiman HB
  • 3. Yoes Simon
Ketua:
Mohammad Hatta
 
Wakil Ketua:
  • 1. Rachmadi HAS
  • 2. Suriansyah Dj
  • 3. Karno HA
Sekretaris: Syamsu Udaya
Bendahara: HA Suhaimi Djaperi
Penasehat Teknis: Ahmad
Pembantu Umum: Fachrudin
Skuad Tahun 1988 :
1. Abdillah
2. Kwee Han Kwan
3. M Radiani
4. Thamrin
5. Mohammad Yusuf
6. Nario
7. Noordiansyah
8. Fathurahman
9. Marjono
10. Syarifuddin T
11. Djunaidi Akib
12. Jani Lamuri
13. Taufik
14. Syamsul Bahri
15. M Riduan
16. Soegiarto
17. Eddy Yaman Yunus
18. Sir Yusuf Huwae
Pelatih: Andi Lala

Barito & Prestasi
 
Era Galatama
1989: Urutan 18 dari 18 klub peserta
1990: Urutan 16 dari 18 klub peserta
1991: Urutan 7 dari 20 klub peserta
1992: Urutan 3 dari 17 klub peserta
1993: Urutan 5 dari 8 klub peserta
 
Era Liga Indonesia
1994/1995: Semifinal Divisi Utama
1995/1996: Urutan 15 Divisi Utama Wilayah Timur
1996/1997: 12 Besar Divisi Utama
1997/1998: Urutan 4 Divisi Utama Wilayah Tengah (kompetisi dihentikan)
1998/1999: Urutan 3 Divisi Utama Grup D Wilayah Tengah
1999/2000: Urutan 9 Divisi Utama Wilayah Timur
2000/2001: 8 Besar Divisi Utama
2001/2002: 8 Besar Divisi Utama
2002/2003: Urutan 20 Divisi Utama (degradasi ke Divisi I)
2003/2004: Urutan 11 Divisi I (degradasi ke Divisi II)
2004/2005: Divisi II
2005/2006: Divisi II
2006/2007: Divisi II
 
Era Indonesia Super League
2008/2009: Juara Divisi II (promosi ke Divisi I)
2009/2010: 8 Besar Divisi I (promosi ke Divisi Utama)
2010/2011: Urutan 5 Divisi Utama Wilayah 3
2011/2012: Juara Divisi Utama (promosi ke ISL)
2012/2013: Urutan 6 ISL
2013/2014: Urutan 7 Wilayah Barat ISL

Barito & Tim Manajer
1988-1990: Muhammad Hatta
1990-1994: Yos Simon
1994-1995: Rachmadi HAS
1995-2004: Dahlan
2004-2005: Hasnuryadi Sulaiman
2005-2006: Irwan Cahyadi
2006-2011: Zainal Hadi
2011-...: Hasnuryadi Sulaiman

Barito & Pelatih
1988-1989: Andi Lala
1989-1990: Sukma Sejati
1990-1992: Maryoto
1992-1993: Andi Teguh
1993-1994: Gusnul Yakin
1994-1996: Daniel Roekito
1996-1997: A Soso (Bulgaria)
1997: Maryoto
1997-1999: Rudy William Keltjes
1999-2000: Daniel Roekito
2001: Mundari Karya
2002: Tumpak Uli Sihite
2003-2004: Frans Sinatra Huwae
2005: Gusti Gazali
2006: Lutut Kistono
2007- sekarang : Salahudin

Semoga Barito Putera Dapat Beprestasi setinggi-tingginya. SASAH LAKASI...........
Next
Newer Post
Previous
This is the last post.

0 comments:

Post a Comment

 
Top